Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2012

Romance in Bandung, Romance at Nanny's Pavillon

Ahh... it's good to write again after all my businesses

Minggu kemaren adalah minggu yang cukup sibuk buat gue, dan minggu ini juga gak akan jauh beda seperti minggu kemaren, tapi gak apalah asal tetap dibawa enak aja. Walau hari-hari gue sedikit agak boring tapi gue bisa curi kesempatan saat weekend.

Jadi ceritanya weekend kemaren gue mendadak 'badung' (baca: Bandung). Kabur dari rumah disaat kerjaan gue belom totally kelar, dan bosan dengan suasana ibukota juga mungkin salah satu alasannya. Sempat bergalau ria di twitter dengan weekend gue yang 'random', namun itu berakhir saat temen gue ngajak ke Kota Kembang in-ci-den-tal-ly. Gak usah berlama-lama langsung aja gue ambil dua potong kaos dan 'cd' gue masukin kedalam tas kecil.

Jumat sore sampai di Bandung disambut dengan suasana after rainy Kota Kembang. Langsung aja pas gue turun dari mobil di daerah Dago, suasana romantisnya kota Bandung langsung terasa. Istirahat sejenak di kostan temen, mandi, cari makan, langsung tancap gas ke salah satu club di daerah paskal (baca: Pasir kaliki) yang udah famous banget dikalangan mojang Bandung. Wow! asik banget gue bisa melepas penat dengan temen-temen yang gokil hahah.

Besok paginya (Sabtu pagi tepatnya), sebelum istirahat dikostan kita sarapan bubur dulu deket situ. Lumayan mahal yaa, satu mangkok di bandrol Rp. 10,000. Mungkin karna logat bahasa kita yang Jakarta banget jadi si tukang bubur itu sedikit menaikan harga. Hmmmm.

Sampai dikostan sekitar jam 5 pagi, udah pasti pada gak solat yaa (ampuni hamba-Mu ini ya Tuhan) padahal ada masjid depan kostan. Rusuh yesss! Bangun-bangun  jam 10. Laper. Temen gue rekomen salah satu resto prancis yang well-known banget di kota ini, dan kebetulan dia kerja di head office nya di Jakarta.

Nanny's Pavillon adalah restoran dengan konsep French American pancake restaurant. Ide dasarnya adalah suasana pedesaan Prancis, makanan nya juga Prancis. Mereka punya 4 cabang di Jakarta, dan 2 cabang di Bandung. Resto ini sendiri juga awalnya dimulai di kota ini. Nah, kebetulan kemaren gue makan siang di Nanny's Pavillon yang di Jl. R.E Martadinata. Lucu. Cozy. Warming. That's my word. Jadi masing-masing cabang punya tema tersendiri yang diambil dari salah satu bagian rumah. Seperti ditempat gue makan siang ini temanya Garden. Mulai dari suasana, furniture, asesoris, background musik, sampai pramusaji menyatu dengan tema nya. Romantiiiiisss bener ala taman rumah di pedesaan Prancis. Pas banget buat Valentine-an ama pacar nih, haha. Temen gue bilang ada yang lebih gokil cabang Nanny's Pavillon di Pacific Place, Jakarta yang mengambil tema Bathroom. Lo serasa makan di dalam kamar mandi, ada shower-shower-an gitu, wastafel, bathtub dll. Gokil kan!

Makanan nya? Beuh, udah pasti mantep bener! Kemaren itu gue nyobain My Nephew Carter's Spaghetti. Wuih dari namanya aja udah unik gitu ya, rasanya apalagi, perpaduan antara spicy, cheesy, creamy, dan beefy pas bener. Lu semua harus coba pokonya.

Nah ini dia Spaghetti yang gue makan hahahaa, looks yummy isn't?


Gimana menurut kalian? Gambar bisa menipu, tapi rasa gak bisa bo'ong. Haha, tagline iklan banget yaa ckckck'. Suasana rainy di Paris nya Indonesia emang paling berasa banget kalo kita ada disini. Setelah kenyang di resto Prancis ini, gue and the genk muter-muter bandung dulu, Cihampelas, Dago dll. sampai akhirnya waktu gak kerasa udah hari Minggu sore ajah waktunya gue balik ke rumah. 

Nah guys, itu tadi sekelumit kisah gue di weekend kemaren. Semoga ada manfaat atau sedikit menginspirasi kalian yaa. Me sign out!

Selasa, 10 Januari 2012

100 tahun Titanic




Tahun 2012 ini, selain fashion atau tren busana terbaru, film adalah salah satu yang paling ditunggu oleh khalayak ramai. Titanic. Yes. Pada April 2012 ini, film yang fenomenal dan banyak mendapat decak kagum dari pecinta film di seluruh dunia ini, akan tayang kembali dalam format 3D. Film ini akan dirilis pada 6 April 2012 mendatang bersamaan dengan peringatan 100 tahun tenggelamnya kapal penumpang termegah dan terbesar di dunia pada masanya itu.

Sejarah Titanic

Ide awal pembuatan kapal ini adalah untuk menyaingi kapal Lusitania dan Mauretania milik Cunard Line, Britania Raya. White Star Line sebagai perusahaan kompetitor kemudian membuat kapal Titanic untuk menyaingi dua kapal tersebut yang diharapkan menjadi kapal paling besar dan paling mewah.

Pembangunan kapal Titanic dilakukan di sebuah galangan kapal di Irlandia. Pembuatan kapal ini dimulai pada 31 Maret 1909 hingga 31 Maret 1912 yang dibiayai oleh pengusaha asal Amerika, J.P. Morgan beserta perusahaan miliknya, International Mercantile Marine Co.

Kapal Terbesar

Titanic memiliki panjang sekitar 269 meter dengan lebar sekitar 28 meter. Tinggi dari permukaan air hingga ke geladak kapal 18 meter. Adapun beratnya mencapai 46.328 ton *Its a very big big ship! Kapal ini sanggup menampung 3500-an penumpang termasuk dengan awak kapal. Terdapat 29 ketel yang dipanaskan dengan 159 perapian tungku batu bara yang dapat menghasilkan kecepatan hingga 23 knot. Sementara itu, dari 4 cerobong asap setinggi 19 meter, hanya 3 yang berfungsi. Cerobong keempat digunakan sebagai ventilasi udara dan untuk menunjukan kemegahan kapal.


Kemewahan

Fasilitas dan kemewahannya tidak dapat ditandingi. Kapal ini menawarkan fasilitas Kolam Renang, Ruang Olahraga, Pemandian Turki, Perpustakaan, Gelanggang squash dan Tempat Ibadah. Ruang kelas utama seluruhnya dihiasi dengan panel kayu, perabotan mewah dan perhiasan yang indah. Kapal ini juga dilengkapi dengan tiga lift untuk digunakan penumpang kelas utama, dan satu lift bagi penumpang kelas dua yang merupakan suatu inovasi pada saat itu.

Titanic dianggap sebagai puncak arsitektur laut dan pencapaian teknologi kapal laut pada saat itu. Ia dianggap oleh majalah Ship Builder sebagai kapal yang "hampir tidak mungkin tenggelam". Titanic mampu terapung dengan baik walau dua ruang tengah dipenuhi air atau empat bagian pertama dipenuhi air; apabila lebih dari itu maka ia akan tenggelam. Bahkan pemilik Titanic berkata "Nothing can sink my ship. Not even God." 

Akibat Kesombongan

Well... God has a way to proving things. Pada Minggu malam, 14 April 1912 pukul 23.40 waktu setempat, kapal ini menabrak bongkahan gunung es ketika sedang berlayar di selatan Newfoundland. Sebenarnya telah ada peringatan di hari sebelumnya dari pegawai komunikasi nirkabel kapal uap Amerika bahwa ada gunung es dalam jalur Titanic, tetapi informasi ini tidak disampaikan oleh pegawai yang bertugas di kapal ini. Sampai kemudian dua pengawas laut Titanic melihat bongkahan gunung es besar tepat beberapa meter dihadapan kapal dan membunyikan lonceng serta memberitahu dek pengawal bahwa gunung es tepat berada didepan mereka. Opsir Pertama Murdoch langsung mengarahkan kemudi ke sisi kiri dan mengurangi kecepatan, kemudian mundurkan mesin kapal. Namun, tabrakan ternyata tidak dapat terelakkan, dan gunung es terapung tersebut bergesekan dengan bagian lambung kanan kapal, dan merobek badan kapal di empat bagian pertama dan mematahkan paku baja di bagian bawah kapal yang tertutup permukaan air sepanjang sekitar 91 m (300 kaki). Pintu kedap air baru berhasil menutup rapat saat air sudah memasuki lima bagian kedap air pertama, lebih satu bagian dari apa yang dapat ditahan Titanic agar tidak tenggelam. 

Setelah pemeriksaan oleh pegawai kapten dan Thomas Andrews, sadar bahwa Titanic akan tenggelam, dan setelah tengah malam pada 15 April, perahu penyelamat untuk disiapkan dan panggilan darurat diberitahukan. Kemudian setelah 2,5 jam setelahnya tepatnya Senin, 15 April 1912 pukul 2.20 Titanic tenggelam dengan terbelah menjadi dua bagian (depan dan belakang). Dari sejumlah 2.223 orang penumpang, hanya 706 orang penumpang yang selamat; 1.517 orang penumpang tewas. Kebanyakan penumpang tewas disebabkan karena korban terkena hypothermia dalam air 28 °F (−2 °C). Hanya dua dari 18 perahu penyelamat yang kembali untuk menyelamatkan korban dari dalam air selepas kapal tenggelam. Musibah tenggelamnya kapal Titanic ini dinyatakan sebagai bencana pelayaran terburuk sekaligus termahsyur sepanjang sejarah.

(Dari berbagai sumber)

In my opinion...

Nah guys, itu tadi sekilas kurang lebih cerita dari kapal penumpang yang fenomenal dan termahsyur itu. Banyak pelajaran yang bisa lo ambil dalam cerita tentang kapal ini, utamanya adalah kita sebagai manusia hanyalah bagian kecil dari alam semesta ini. Kita tidak patut sombong dan berbesar kepala karena Tuhan lah pemilik alam semesta ini.

Bagi kalian pecinta film or movie freaks gak ada salah nya untuk nonton yang kedua kalinya or even for several times (*gue sendiri udah nonton sering banget ampe gak keitung hehe). Film ini bisa banget jadi rekomendasi kalian untuk ditonton nanti. Ya itung2 buat nostalgia gitu ahay...